M emasuki tahun kedua, manajemen OTTOMAN TOUR & TRAVEL (OTT) memutuskan untuk melakukan transformasi bisnis. Jika dulu lebih berkutat kepada segmen terbatas, kini lebih memperluas jaringan pemasarannya ke segmen pasar yang lebih beragam. Silaturahim dengan tokoh-tokoh inspiratif seperti Prof. DR/ Yunahar Ilyas, MA (Ketua PP Muhammadiyah, Waketum MUI Pusat), DR. Imam Elfahmi (Master Coach Grounded Business), serta DR. dr. Probosuseno, Sp.PD, K-Ger, FINASIM, SE; dimaksudkan untuk memantapkan langkah OTT ke depan. Guna mengantisipasi perubahan industri tour travel yang semakin dinamis, ada empat langkah strategis yang dilakukan oleh OTT. Pertama, melakukan digitalisasi sistem pemasaran. Yakni mengubah gaya dan sistem offline yang dikombinasikan dengan sistem online marketing. Untuk itu, tentu saja manajemen melakukan rekruitmen team yang mampu mengimplementasikan perubahan tersebut. Sekaligus kami ingin perkenalkan General Manager OTT yang baru yakni saudara Nur Rahman Ahmad WA. Kedua, di awal tahun 2019 ini OTT mengikuti pelatihan Grounded Coaching di bawah bimbingan Master Coach DR. H. Imam Elfahmi guna melakukan penajaman terhadap langkah-langkah strategis yang sedang dipersiapkan. Ketiga, melakukan jajag kerjasama dengan HEMED MUSAFIR Company, raksasa bisnis tour travel global yang bermarkas di Jeddah KSA. Draf kontrak kerjasama sudah disetujui kedua belah pihak. Namun akan dilanjutkan dengan pembicaraan lebih detil di Jeddah di awal November 2019. Keempat, melakukan sertifikasi BPW (Biro Perjalanan Wisata) dan sertifikasi Tour Leader yang diselenggarakan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) di Jakarta dan Yogyakarta. Jika keempat langkah transformasi ini berhasil, maka diharapkan OTT akan mampu melakukan Scale Up bisnis yang sangat signifikan. Sehingga kehadiran OTT akan semakin banyak memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Indonesia secara luas, khususnya bagi pecinta halal tour. (rah)