Umrah menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat diidam – idamkan oleh umat muslim untuk ditunaikan selagi mereka hidup. Berbeda dengan ibadah haji yang menjadi rukun islam ke – 5 dan sifatnya wajib bagi yang mampu, umroh lebih fleksibel. Umroh bisa dilakukan kapan saja selama bukan musim haji. Biasanya umroh juga diselingi dengan liburan atau wisata religi. Sesudah umroh, para umat muslim melanjutkan dengan wisata religi menjajaki kembali peninggalan – peninggalan umat muslim terdahulu dan jejak perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menyebarkan agama islam. Diantara para umat muslim yang melaksanakan umroh, bagaimana jika yang melaksanakan umroh adalah milenial? Langsung saja kita simak sebagai berikut.
SELFI
Dengan berkembangnya teknologi dan fenomena – fenomena baru di antara para milenial, selfi menjadi salah satu momen yang tidak bisa lepas dimanapun dan kapanpun mereka berada. Berbeda dengan Haji yang lebih khusyu dan momen yang benar – benar tidak dapat diganggu, umroh bisa dilaksanakan lebih fleksibel. Karena bisa dilakukan kapan saja, tidak banyak umat muslim yang ada di Masjidil Haram saat kamu umroh kecuali bulan Ramadhan. Oleh karena itu, jika kamu ingin mengabadikan momen kamu sedang umroh akan lebih mudah dan tentunya tidak mengganggu orang lain.
Melakukan selfi untuk mengabadikan salah satu momen bersejarah dalam hidup kita sebenarnya tidak masalah asalkan kamu tidak mengganggu ibadahmu dengan orang lain. Jangan sampai karena sibuk selfi, kamu jadi tidak fokus dengan ibadah umroh yang menjadi hal utama dan tujuan kamu datang ke tanah suci. Dan hal yang terpenting lagi adalah kamu juga tidak mengganggu ibadah orang lain. Mungkin kamu juga bisa selfie secukupnya, dan tidak di waktu ramai atau waktu orang beribadah.
Momen selfi yang kamu share diniatkan untuk memberikan motivasi bagi teman – teman dan orang sekitar kamu. Serta menjadi momen pengingat dalam hidup kamu.
NGEVLOG
Momentum dan fenomena selanjutnya yang biasa terjadi jika seorang milenial umroh adalah ngevlog.

Selain selfi, ngevlog juga sebenarnya diperbolehkan asalkan tidak ribut dan tidak di tempat – tempat ibadah yang crusial seperti tempat shalat. Mungkin kamu bisa ngevlog di luar Makkah untuk menjelaskan tempat sekarang kamu berada, sedikit sejarahnya, dan melihat situasi sekitarnya. Tentu diniatkan juga untuk niat – niat yang baik. Bukan untuk memamerkan atau menganggap kamu lebih baik dibandingkan dengan teman atau orang sekitarmu.
Selagi kamu bisa memberikan manfaat dengan konten vlogmu harusnya sah – sah saja. Tentu menjadi motivasi sekaligus insight bagi orang – orang disekitar kamu tentang bagaimana gambaran kota Makkah itu sehingga membuat mereka rindu dan lebih kuat keinginannya untuk ikut juga suatu hari nanti kesana.
Biasanya milenial ngevlog tentang tempat – tempat wisata kuliner dan wisata religi yang ada di kota Makkah dan Madinah. Tak jarang juga ada yang ngevlog tentang jejak – jejak sejarah seperti Jabal uhud dan Gua hira. Menginspirasi sekali sebenarnya jika di bungkus dengan konten yang bermanfaat dan menarik.
SOCIAL MEDIA
Sosial media biasanya menjadi pendaratan terakhir bagi hasil selfie dan ngevlog tadi. Tidak hanya itu, banyak juga, loh para millennial yang turut berbagi tips umroh melalui sosial media. Mulai dari berbagi tips paket umroh dan jasa travel umroh yang recommended. Kalau jaman dulu orang berbagi cerita dan tips hanya melalui mulut ke mulut, kini bisa melalui cuatan di sosial media. Selain cakupan audiensnya lebih luas, tips yang diberikan juga lebih banyak modelnya. Mulai dari berbagi gambar, video, dan lain sebagainya. Kita yang melihat tentunya juga jadi semakin tergambarkan ya bagaimana situasi sebenarnya di tanah suci dan terkadang ikut merasa terharu.
PLUS LIBURAN
Ini dia sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Millennials sepertinya mengaplikasikan pepatah ini dengan sangat baik. Kenapa? Karena biasanya mereka tidak hanya pergi untuk umroh saja, tetapi juga sekaligus menambah liburan plus ke negara tetangganya seperti Turki dan Dubai. Wisata religi dan mempelajari budaya arab juga sangat menyenangkan untuk dikupas dan diulas. Mereka rehat sejenak dari aktivitas untuk mencapai ibadah plus hiburan untuk bersantai.
Jasa travel umroh saat ini juga memberikan pilihan paket plus liburan. Kamu membayar sedikit lebih dari paket umroh pada umumnya. Ada banyak pilihan trip yang bisa kamu pilih sendiri. Dan kalau dihitung – hitung harganya juga jadi lebih murah, loh.
BACKPACKER
Sebenarnya istilah haji dan umroh backpacker sudah ada dari jaman dahulu. Hanya saja, mungkin istilahnya bukan backpacker dan nuansanya tidak dibuat gaul dan sekeren umroh backpacker. Umroh backpacker sendiri menjadi salah satu trend umroh anak millenials jaman sekarang.
Model umroh seperti ini banyak diikuti karena lebih seru dan nuansa beribadahnya lebih berasa, serta lebih hemat tentunya. Selain kamu bisa lebih bebas menentukan aktivitas dan tempat yang kamu tuju, lamanya waktu kamu di sana juga sangat fleksibel. Hayoo siapa yang udah tertarik banget untuk umroh backpacker. Bareng temen lebih seru, loh..
WISATA KULINER
Hal yang biasanya jarang dilakukan oleh para jamaah umroh pada umumnya. Millennials yang senang liburan biasanya menjajaki wisata kuliner sesempatnya saat mereka umroh. Sebagian ada juga yang menyelesaikan ibadah umrohnya dulu dengan khusyu’ baru menjajaki makanan negeri Arab tersebut. Karena takutnya perut yang tidak biasa bisa mengganggu aktivitas wajib kita disana.
Itu dia berbagai aktivitas yang sering kita temui saat ini kalau millenials lagi umroh. Selagi tidak negatif dan banyak manfaatnya justru sangat baik buat orang – orang di sekitarnya. Orang yang rindu Makkah tapi belum bisa setidaknya terobati dengan melihat cuplikan – cuplikan perjalanan orang lain. Disamping itu, aktivitas diatas juga memberikan motivasi untuk yang lain lebih giat lagi agar bisa segera menunaikan umroh. (abinuwas)